Seperti Inilah Sistem Penggajian yang Baik dan Benar

Perusahaan skala kecil sampai internasional sekali pun, tidak akan lepas dari keberadaan karyawan. Semagai sumber daya manusia yang dipekerjakan, tentu ada timbal balik dari jasa yang diberikan para karyawan ini. Timbal balik tersebut umum dalam bentuk gaji serta tunjangan. Namun, bagaimana sekiranya sebuah perusahaan menggaji karyawannya dengan baik dan benar? Untuk itu, sebaiknya perhatikan hal-hal berikut ini.

Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Sistem Gaji Karyawan

Untuk menjalankan sistem penggajian, sebaiknya Anda menyerahkan kepada pihak yang lebih berkompeten. Misalnya pada lulusan akuntansi, ekonomi atau yang berhubungan. Letakkan mereka pada bagian HRD untuk menjalankan fungsi pengaturan karyawan yang lebih maksimal. Staf HRD untuk masalah penggajian pun ada sendiri, biasanya diserahkan pada staf payroll atau disebut sebagai payroll officer. Berikan wewenang tapi dengan pengawasan.

Seperti Inilah Sistem Penggajian yang Baik dan Benar

Seperti Inilah Sistem Penggajian yang Baik dan Benar

Dalam menyusun gaji, pihak HRD tentunya harus menyesuaikan kinerja karyawan dengan gaji yang patut untuk mereka dapat. Selain itu, jabatan tiap karyawan tentu memiliki nominal yang berbeda satu sama lain. Anda tidak bisa menyamakan gaji karyawan training dengan karyawan yang posisinya lebih tinggi. Jabatan yang tinggi tentu memberi keuntungan pada karyawan tersebut, karena tanggung jawab pun pasti semakin besar dan memiliki posisi yang tidak sembarang orang bisa memegangnya.

Selain posisi, menggaji karyawan juga harus memperhatikan kualitas kerja mereka. Kinerja yang baik tentu patut mendapat apresiasi berlebih. Namun, cara seperti ini memang cukup rawan. Apalagi jika kedudukan karyawan sama tapi dengan gaji yang berbeda. Inilah mengapa seorang HRD harus bisa mengomunikasikan kepada masing-masing karyawan untuk tidak menyebarluaskan gaji yang mereka dapat. Selain tidak etis, juga bisa saja menimbulkan kesalahpahaman.

Pihak pengelola software payroll indonesia juga harus memperhatikan upah lembur serta bonus-bonus lainnya. Karyawan yang bekerja selama 8 jam, tentu mendapat upah berbeda dengan karyawan yang bekerja hingga 10 jam. Apabila Anda menyamaratakan, karyawan Anda mungkin akan kabur dan lebih memilih perusahaan lain.

Jangan lupa menghitung gaji karyawan sesuai inflasi yang terjadi serta keadaan perusahaan. Perhitungan pajak penghasilan juga harus masuk ke dalam aspek yang harus diperhatikan ketika menggaji karyawan. Apabila menggunakan aplikasi perhitungan pajak, jangan lupa untuk menyesuaikannya dengan sistem di perusahaan Anda. Supaya lebih terperinci, Anda bisa mencoba memakai aplikasi PPh 21, yang lebih fokus pada pajak karyawan.

Sistem pajak Indonesia memiliki peraturannya sendiri, jika Anda memakai software HR dari luar negeri, sebaiknya disetting sesuai ketentuan yang berlaku di Indonesia. Hal ini akan membantu memberi ketentuan gaji yang tepat untuk tiap karyawan di perusahaan Anda. Perlu diingat oleh tiap pemilik perusahaan, bahwa pemberian gaji karyawan yang baik akan berpengaruh pada berjalannya kelangsungan perusahaan Anda tersebut. Jika ingin karyawan dengan SDM mumpuni, Anda juga harus memberikan penghargaan yang sebanding. Salah satu penghargaan tersebut adalah dari gaji yang Anda berikan.

Leave a Reply