Menjalankan Usaha Budidaya Ternak Burung Walet Mesti Tahu 6 Hal Ini

Budidaya Ternak Burung Walet – Tidak tahu dari tempat mana permulaannya, sarang burung walet sekian popular di Indonesia. Bahkan sejak mulai masa 14 lalu rahasia ini menyebar dari mulut ke mulut bila liur walet bisa menyembuhkan bermacam type penyakit.

Setelah di cermat dari bermacam type susunan beberapa orang ; pemula, pengusaha sampai ilmuan, mereka mengatakan apabila ini demikian ampuh untuk memelihara kesehatan dan membuat perlindungan kulit agar tetaplah cantik. Tidak heran apabila usaha budidaya ternak burung walet tidak pernah sepi mengingat tingginya hasrat.

Dengar-dengar, 1 ons sarang walet saja dijual Rp1, 4 juta. Ini belum juga termasuk juga juga sarang burung walet merah yang bisa menembus Rp. 17 juta per kg-nya. Terkejut, kan?

Terlebih dulu sebagian orang buka peluang usaha 2018 budidaya ternak burung walet, petani seringkali memanennya diantara tebing tinggi dan ikhlas mempertaruhkan nyawa jika setiap waktu berjalan kecelakaan. Tetapi sekrang budidaya walet bisa ditangani di rumah dengan merekayasa lingkungan agar sama seperti habitat aslinya.

Tips Buka Usaha Budidaya Ternak Burung Walet

Menggerakkan usaha budidaya ternak burung walet tidak bisa jalan demikian saja. Kita harus punyai pengetahuan yang cukup baik, atau sekurang-kurangnya kenali beberapa basic dalam budidaya ternak burung walet yang baik itu seperti apa.

1. Basic Persiapan Kandang Burung Walet

Hal paling butuh dalam usaha budidaya ternak burung walet yakni persiapan kandang. Kandang harus ada di tempat tinggi, sekitaran 1000m dpl. Selain itu, daerah sarang burung walet juga harus jauh dari keramaian, termasuk manusia. Sebab, walet menukai tempat yang sepi dan alami.

Selain itu, optimis kandang burung walet jauh dari binatang buas pemakan daging dan dekat dengan sungai, rawa, rimba, padang rumput serta sawa. Perlu Anda ketahui, burung walet sukai pada tempat yang dekat dengan air.

2. Persiapan Sarana dan Prasarana Budidaya Burung Walet

Sarang burung walet tidak dapat begitu kering. Kandungan kelembaban terbaik yakni sekitaran 80-95% dengan suhu 24-26 derajat C. Sedikit sulit kerjakan ini, tetapi Anda bisa kerjakan beberapa cara berikut ini :

Lapisi plafon kandang dengan ketebalan 20cm.
Buat saluran air atau kolam di dalam gedung.
Buat ventilasi udara yang berbentuk L dengan diameter 4cm dan jarak 5 m,
Tutup semua jendela dan lubang yang sudah tidak terpakai.
Buat kondisi kandang gelap dengan buat penangkal sinar. Anda bisa memakai kain hitam atau corong dari goni.
3. Bentuk Gedung/Kandang yang Baik

Harus seperti apa bentuk gedungnya? Nah, rumah gedung walet baiknya besar. Umumnya di buat sekitaran 10×15 m2 atau 10×20 m2. Terbaik yakni jarak pada wuwungan dan plafon semain besar. Bubungannya harus lebih tinggi.

Membuat perlindungan kelembapan kandang, buat tiga gabungan yang di isi pasir, kapur dan semen dengan perbandingan 3 : 2 : 1. Lantainya juga sebaiknya dari plester. Selain itu, bagian kerangka untuk melekatnya sarang terbuat dari kayu.

Usahakan atap dari genteng dengan lubang keluar masuk burung 20×20 atau 20×35 cm2. Jangan sampai hadapkan lubang ke timur karna bertepatan dengan cahaya matahari terbit. Lubangnya harus diberi warna hitam dan buat sama seperti kepentingan.

4. Pembibitan Burung Walet

Rata-rata pembibitan burung walet ini tidak punya niat. Umumnya pengusaha budidaya ternak burung walet menyiapkan rekaman suara burung walet untuk memancing mereka datang makin banyak. Rekaman ini diputar jam 16 : 00-18 : 00.

Untuk pemilihan telur, Anda bisa mendapatkannya di peternak walet. Umumnya walet bertelur dua butir setelah buat sarang. Telur ini lantas diambil dan dibudidayakan untuk bibit.

Apabila Anda beli bibit telur, tetapkan teluryang sudah mendekati menetas. Umurnya sekitaran 10-15 hari yakni rentang penetasan. Selain itu, telur tua ini potensi kematiannya lebih rendah.

Penetasannya bisa ditanganidi mesin penetas dengan suhu 400 C dan kelembapan 70%. Tempatkan juga cawan di isi air.

5. Perawatan Burung Walet

Burung walet sukai pada kroto fresh. Untuk anak walet yang baru menetas, suapi 3 kali sehari dengan kroto fresh dan tidak butuh dikeluarkan dari alat enetas karna butuh udara hangat. Saat bulu-bulu sudah tumbuh, pindahkan lagi dalam kotak khusus yang di isi penghangat.

Walet dewasa rata-rata mmencari makan sendiri dan mereka makan serangga. Jadi pengusaha budidaya ternak walet, Anda bisa menanam tanaman langkah tumpang sari, budidaya kutu gaplek, buat kolam khusus walet, menumpuk buah busuk di dekat sarang dan jangan sampai lupa bersihkan kandangnya.

Hati-hati juga dengan tikus, kecoa, semut, dan tokek. Jaga kebersihan kandang dari hama ini.

6. System Panen Sarang Burung Walet
da tiga type tipe pemananenan sarang burung walet yaitu :

Panen rampasan ; memanen sarang terlebih dulu burung siap bertelur. Cara barusan lebih produktif hanya saja semakin lama kualitas panenan semain jelek karna burung stress dan tidak ada peremajaan.
Panen Buang Telur ; sarang diambil setelah burung bertelur dua butir.
Panen Penetasan ; dalam soal seperti ini produksi sarang lebih jelek karna sarang dipanen setelah telur menetas. Namun populasi burung bisa jadi bertambah.

Leave a Reply