Hal-hal yang mempengaruhi Perkembangan Kognitif Anak

Anak yang tumbuh dengan pintar pasti menjadi sebuah harapan tersendiri oleh setiap orang tua bukan ? Orang tua mana yang tidak ingin anaknya tumbuh dengan otak yang cerdas ? Sepertinya tidak ada, semua orang tua pasti ingin yang terbaik untuk sang buah hati tercinta.

Otak yang cerdas erat kaitannya dengan perkembangan kognitif. Otak bekerja untuk memproses informasi dan kemudian menyalurkan ke semua tubuh.

Jadi pastinya kematangan otak yang semakin menjadi pun akan berpengaruh terhadap juga meningkatnya kemampuan kognitif si kecil. Baik dalam hal kemampaun berpikir, mengingat, berhitung sampai dengan kemampuan dalam berbahasa.

Ibu dan ayah perlu untuk terus bersemangat cari tahu banyak hal seputar dunia parenting agar dapat memberikan perawatan terbaik untuk si kecil dan Wyeth Parenting Club bisa menjadi salah satu medianya.

 

Mengingat bahwa perkembangan kognitif adalah bagian dari tumbuh kembang anak, sehingga tingkat cepat tidaknya perkembangan tersebut berjalan tidak selalu sama antar individu anak.

Ada yang perkembangan kognitifnya berjalan dengan begitu pesat, ada juga yang mengalami keterlambatan. Terdapat beberapa hal yang berpengaruh pada cepat lambatnya perkembangan kognitif anak. Apa saja hal-hal yang berpengaruh tersebut ?

Berikut ini antara lainnya :

 

  1. Nutrisi

Tidak dapat dipungkiri bahwa asupan nutrisi anak yang tercukupi dengan baik akan dapat mendukung tumbuh kembangnya.

Termasuk tentu perkembangan kognitif anak. Nutrisi terbaik agar perkembangan kognitif anak dapat berjalan secara optimal adalah nutrisi yang dapat meningjatkan fungsi otak.

Omega 3 merupakan asam lemak tak jenuh yang bisa mendukung dalam hal perkembangan fungsi otak. Kemudian juga DHA yang merupakan jenis asam lemak omega 3 pun menjadi asupan yang penting untuk membangun jutaan sel otak si kecil.

Anak yang kekurangan asupan omega 3 cenderung akan mengalami penurunan dalam kemampuan belajar dan juga penurunan fungsi otak yang hal ini pada akhirnya berpengaruh pada juga lambatnya perkembangan kognitif si kecil.

Beberapa sumber omega 3 adalah ikan salmon, ikan tuna, ikan makarel, buah alpukat, dan lain-lain.

 

  1. Stimulasi

Faktor berikutnya yang berpengaruh terhadap perkembangan kognitif adalah adalah stimulasi. Semakin baik, semakin banyak dan tepat pemberian stimulasi atau rangsangan pada si kecil lewat kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan perkembangan kognitifnya, hal ini pun akan berpengaruh positif terhadap optimal perkembangan kognitif si kecil. Stimulasi dapat memperkaya kemampuan fungsi otak dan juga panca indera. Beberapa kegiatan yang bisa menstimulasi kemampuan kognitif anak adalah bermain puzzle, bermain mencocokkan warna maupun bentuk, bermain peran dan lain sebagainya.

 

  1. Kualitas Tidur

Kualitas tidur pun bisa memberikan pengaruh terhadap cepat atau lambatnya perkembangan kognitif si kecil. Saat tidur, otak akan regenerasi dan juga akan menyimpan informasi yang didapatkan si kecil lewat stimulasi-stimulasi yang diberikan olehnya. Akan tetapi jika kualitas tidur anak buruk, maka hal ini pun berpengaruh pada kerja otaknya sehingga membuat perkembangan kognitif dapat berjalan lebih lambat.

 

  1. Orang Tua

Tentu orang tua memegang peranan yang berpengaruh besar pada perkembangan kognitid anak. Kasih sayang dari orang tua lewat perhatian sampai dengan interaksi dengan anak akan berdampak positif jangka panjang pada fungsi keseimbangan kimia pada otak si kecil.

Leave a Reply